Peran Ritual Melukat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mental dan Keseimbangan Psikologis: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.53366/jimki.v12i3.1102Keywords:
melukat, kesejahteraan mental, keseimbangan psikologis, wellness tourismAbstract
Pendahuluan: Kesehatan mental menjadi permasalahan global yang semakin mendesak, adanya peningkatan kasus depresi, kecemasan, dan bunuh diri di Indonesia dan dunia. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran ritual melukat, sebagai tradisi penyucian diri dalam budaya Hindu Bali, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan mental dan keseimbangan psikologis. Mengingat pendekatan secara spiritual semakin relevan sebagai pengobatan konvensional. Tujuan penelitian adalah meninjau literatur terkait potensi terapeutik melukat dari segi kesejahteraan mental.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review dengan pencarian artikel secara online dengan kata kunci “melukat”, “kesejahteraan mental”, dan “keseimbangan psikologis”. Artikel yang dipilih diterbitkan pada tahun 2022-2025, dalam bahasa Indonesia maupun Inggris yang relevan dengan topik ini.
Pembahasan: Tinjauan yang dilakukan menggunakan 9 literatur menjelaskan bahwa ritual melukat berperan penting sebagai mekanisme coping emosional yang efektif, melalui pembersihan secara spiritual yang memberikan hasil relaksasi, ketenangan batin, mengurangi stress, dan harmoni holistik antara tubuh, pikiran, roh, serta lingkungan sosial-ekologis. Ritual melukat melengkapi model biomedis dengan elemen budaya dan spiritual, terutama dalam pencegahan gangguan mental dan ketidakseimbangan psikologis.
Simpulan: Ritual melukat sebagai intervensi non-farmakologis berfungsi meningkatkan kesejahteraan mental dan keseimbangan psikologis, dengan rekomendasi integrasi berkelanjutan dalam wellness tourism Bali bersamaan dengan menjaga autentisitas budaya.
References
1. Basrowi RW, Wiguna T, Samah K, Djuwita F Moeloek N, Soetrisno M, Purwanto SA, et al. Exploring Mental Health Issues and Priorities in Indonesia Through Qualitative Expert Consensus. Clin Pract Epidemiol Ment Heal. 2024;20(1):1–9.
2. Dawley rat. The international journal of lower extremity wounds. 2007;6(2):76-81.
3. Campbell F, Blank L, Cantrell A, Baxter S, Blackmore C, Dixon J, et al. Factors that influence mental health of university and college students in the UK: a systematic review. BMC Public Health [Internet]. 2022;22(1):1–22. Available from: https://doi.org/10.1186/s12889-022-13943-x 3. Fitriani A, Agama F, Universitas I, Makassar M. Kesehatanmental10. 2024;3(2):404–9.
4. Ayuningtyas D, Misnaniarti, Rayhani M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesehatan Mental Masyarakat. J Kesehat Masy (FKM Unsri) [Internet]. 2021;6. Available from: https://ejournal.fkm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/241?articlesBySameAuthorPage=3
5. Santos RMS, Ventura S de A, Nogueira YJ de A, Mendes CG, Paula JJ de, Miranda DM, et al. The Associations Between Screen Time and Mental Health in Adults: A Systematic Review. J Technol Behav Sci. 2024;9(4):825–45.
6. Putri MA, Bimantoko I, Herton N, Listiyandini RA. Gambaran Kesadaran, Akses Informasi, dan Pengalaman terkait Layanan Kesehatan Mental pada Masyarakat di Indonesia. J Psikogenes. 2023;11(1):14–28.
7. Zayts-Spence O, Edmonds D, Fortune Z. Mental Health, Discourse and Stigma. BMC Psychol. 2023;11(1):1–5.
8. Rifdah Amatullah A, Hazim H. ANALYSIS OF PSYCHOLOGICAL WELL-BEING AS A DETERMINANT OF MENTAL HEALTH AMONG EMPLOYEES IN THE MANUFACTURING INDUSTRY AT PT. S. 2025;8(1).
9. Nurusshobah, Akhmad Aidil Fitra. Kesehatan Mental dan Spiritualitas: Bagaimana Konsep Al-Qur’an Menghadapi Krisis Psikologis Era Kontemporer? Al-Fahmu J Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. 2025;4(1):115–30.
10. Muthmainah F, Ardiningrum AAF, Oktarina LZ. The Tradition of Melukat in Trauma Healing. KnE Soc Sci. 2023;2023:207–19.
11. Sharmistha N, Yuwanto L. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) Manfaat Melukat Dalam Kebudayaan Bali Pada Perspektif Psikologi The Benefits of Melukat in Balinese Culture from a Psychological Perspective. J Antropol Sos dan Budaya. 2024;10(1):143–52.
12. 2023 K et al. MELUKAT SEBAGAI RITUAL PENYUCIAN DIRI DALAM BUDAYA BALI: TINJAUAN LITERATUR TENTANG POTENSI TERAPEUTIK DALAM KESEHATAN MENTAL. 2021;32(3):167–86.
13. Asante DB, Adom D, Asante A, Gyamera V. Combating the global environmental crisis using indigenous ecological knowledge: the case of Kwahu traditional area, Ghana. Front Hum Dyn. 2025;7:1–25.
14. Wardani I. Komodifikasi Ritual Melukat Dalam Industri Pariwisata Bali : Implikasi Terhadap Nilai-Nilai Keagamaan. PESHUM J Pendidikan, Sos dan Hum. 2025;4(5):7897–908.
15. Made Kurnia Widiastuti Giri. Self-Spiritual Healing Therapy on Anxiety Conditions in Diabetes Type II in the Lovina Tourism Area. JST (Jurnal Sains dan Teknol. 2023;12(1):11–6.
16. Rosalina PD, Dupre K, Wang Y, Putra IND, Jin X. Rural tourism resource management strategies: A case study of two tourism villages in Bali. Tour Manag Perspect [Internet]. 2023;49(October):101194. Available from: https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101194
17. Muderawan IM. Usada: The Ethnomedicine of Balinese Society. Int J Ayurvedic Herb Med 106 3893–3905 [Internet]. 2020;10(10:6):3893–907. Available from: http://10.0.121.166/ijahm/v10i6.04%0A10.31142/ijahm/v10i6.04
18. Budiyono A, Roja A, Zaman B, Ridwan A, Nugroho BP, Uin S, et al. The Healing Power of Nature: Integrating Ecology in to Counseling to Alleviate Student Stress A R T I C L E I N F O. J Pendidik Indones [Internet]. 2025;14(3):566. Available from: https://doi.org/10.23887/jpiundiksha.v14i3.93593
19. Camilla ND, Gunawan IK, Ketut L, Purnomo I. DENGAN KECENDERUNGAN GANGGUAN MAKAN PADA MAHASISWA PROGRAM SARJANA DI INDONESIA. 2025;6:16023–32.
20. Lestari NS, Wibowo W, Waslam W. Pengaruh Novel Katarsis Karya Anastasia Aemilia Terhadap Psikologis Pembaca. J Pendidik Bhs dan Sastra Indones Undiksha. 2022;12(1):42.
21. Fanhas Fatwa Khomaeny E, Lubis M, Ulfah M, Hamzah N. Tingkat Kecemasan dan Transendensi Orang Tua di Era Digital Pasca Pandemi COVID-19. J Pendidik Anak Usia Dini Undiksha. 2023;11(2):173–82.
22. Putu Aditya Antara, I Made Tegeh, Wulandari IGAAM. Social-Emotional Stimulation of Early Childhood Through Adaptive Mobile Learning Media Based on Tri Hita Karana. J Pendidik dan Pengajaran. 2025;58(1):183–93.
23. Milanisty A. The Melukat Culture in Bali as an Effective Coping Strategy for Dealing with Anxiety. SHS Web Conf. 2025;210:03002.
24. Putu L, Ariestiana T. THE TRANSFORMATION OF “ MELUKAT ” IN CONTEMPORARY SPIRITUAL TOURISM : A NETNOGRAPHIC APPROACH. :592–6
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Gede Lanang Daneswara Parama, Ni Luh Putu Pranena Sastri, Ida Bagus Yoga Mahadi Putra, Gede Pradnyana Putra, Jeremy Daud Bintang Kriswinahyu Priyono, I Kadek Dwi Danda Suwardinatha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



