Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pasien Hemoroid Di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa Periode Januari 2024 - Desember 2024
DOI:
https://doi.org/10.53366/jimki.v12i3.1109Keywords:
faktor risiko, hemoroid, indeks massa tubuh, pekerjaan, usiaAbstract
Pendahuluan: Hemoroid merupakan salah satu penyakit anorektal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Berbagai faktor diduga berperan dalam terjadinya hemoroid, seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pasien penderita hemoroid di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa periode Januari 2024 - Desember 2024.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien hemoroid di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa periode Januari 2024 - Desember 2024. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hemoroid paling banyak berada pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan indeks massa tubuh, pasien dengan status overweight dan obesitas ditemukan lebih dominan. Pekerjaan dengan aktivitas duduk atau berdiri dalam waktu lama merupakan kelompok terbanyak, dan tipe hemoroid yang paling sering ditemukan adalah hemoroid interna.
Pembahasan: Temuan penelitian ini sejalan dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa faktor demografis dan gaya hidup berperan penting dalam kejadian hemoroid. Aktivitas fisik yang tidak seimbang serta peningkatan tekanan intraabdomen berkontribusi terhadap pembesaran pleksus hemoroidalis.
Simpulan: Faktor usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid berperan dalam karakteristik pasien hemoroid.
References
Feldman M, Friedman LS, Brandt LJ. Sleisenger and Fordtran’s Gastrointestinal and Liver Disease: Pathophysiology, Diagnosis, Management. 11th ed. Philadelphia: Elsevier; 2021.
Sjamsuhidajat R, de Jong W, editors. Buku Ajar Ilmu Bedah. 4th ed. Jakarta: EGC; 2014.
Anderson JE, Leal J, Rojas J, et al. Management of hemorrhoidal disease. Clin Colon Rectal Surg. 2015;28(1):22–29.
Abdians A, Ramli M, Hidayat R. Complications of advanced hemorrhoidal disease. Indones J Surg. 2023;52(2):85–91.
Fanany F, Putra A, Rahman H. Prevalence and risk factors of hemorrhoids in Indonesia. Jurnal Kesehatan Nasional. 2024;18(1):45–52.
Idrus M, Sari DP, Kurniawan A. Faktor risiko terjadinya hemoroid pada dewasa. Jurnal Kedokteran Indonesia. 2020;9(2):101–107.
Soeseno B, Nugroho S, Wibowo A. Pathophysiology of hemorrhoidal disease. Majalah Kedokteran. 2021;71(3):156–162.
Utomo FD. Distribusi pasien hemoroid di RSUD Dokter Soedarso Pontianak tahun 2016. Jurnal Bedah Indonesia. 2016;45(2):89–94.
Apriza A, Yuniarti Y, Saputra R. Faktor risiko hemoroid berdasarkan jenis kelamin. Jurnal Kesehatan Andalas. 2020;9(3):356–361.
Fanany F, Siregar R, Lubis M. Obesity as a risk factor for hemorrhoidal disease. Jurnal Gastroenterologi Indonesia. 2024;15(2):73–80.
Rifki M, Hasanah L, Pratama Y. Dietary fiber intake and hemorrhoids. Indonesian Journal of Clinical Nutrition. 2025;12(1):21–27.
Rifki M, Ananda F, Salsabila N. Occupational risk factors of hemorrhoids. Jurnal Kedokteran Budi Kemuliaan. 2025;6(1):33–39.
Nugroho A. Fisiologi Sistem Vena dan Penyakit Terkait. Jakarta: EGC; 2014.
Ulandari N, Agustisni T, Udrayana I, Dinata P. Karakteristik pasien hemoroid di RSUD Buleleng. Jurnal Ilmu Bedah. 2021;10(2):55–61.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmania Dinda Rafiansyah, Edward Syam , Kamal Anas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



