Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Tuberculosis Terhadap Pengetahuan Siswa SMAN 104 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.53366/jimki.v12i3.1131Keywords:
Edukasi kesehatan; Tuberkulosis; Pengetahuan; Sikap; Remaja.Abstract
Pendahuluan: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk pada remaja. Rendahnya pengetahuan siswa dapat meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekolah. Metode: Penelitian kuantitatif pra-eksperimen dengan desain one group pretest– posttest pada 50 siswa anggota OSIS dan PMR kelas X dan XI SMAN 104 Jakarta. Sampel dipilih dengan total sampling dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan dan sikap siswa meningkat dari 19,08 pada pre-test menjadi 20,04 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor pre-test dan post-test dengan nilai p < 0,001. Sebagian besar responden mengalami peningkatan skor setelah intervensi. Pembahasan: Peningkatan skor menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap TBC. Edukasi yang diberikan secara terstruktur dan interaktif membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah. Simpulan: Penyuluhan kesehatan tentang TBC berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMAN 104 Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wiji Budi Lestari, Ndaru Andri Damayanti, Titiek Djannatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



