jimki

Patofisiologi Acute Mountain Sickness

Authors
  • Muhammad Orri Baskoro

    FKUI

Keywords:
Array
Abstract

Pendahuluan: Acute mountain sickness (AMS) adalah kelainan neurologis yang biasanya menyerang pendaki gunung yang berada di ketinggian akibat hipoksia kronis pada tekanan parsial oksigen rendah. Walaupun seringkali bersifat self-limiting, AMS dapat menyebabkan edema pulmonal dan serebral yang dapat bersifat fatal. Popularitas pendakian gunung yang meningkat dan mudahnya akses beberapa tahun terakhir menyebabkan peningkatan jumlah pendaki yang berisiko mengalami bahaya AMS.

Pembahasan: Rendahnya tekanan oksigen pada ketinggian akan memicu 4 mekanisme refleks: respons ventilasi hipoksia, respons ventilasi hiperkapnia, vasodilatasi pembuluh otak terhadap hipoksia, dan vasokonstriksi pembuluh darah otak terhadap hipokapnia. Kejadian ini akan memicu pembengkakan astrosit dan aktivasi sistem trigeminovaskular sehingga menyebabkan gejala neurologis pendaki.

Kesimpulan: Pada keadaan di ketinggian, terjadi penurunan tekanan parsial O2 sehingga menyebabkan terjadinya hipoksemia pada pendaki. Kegagalan autoregulasi aliran darah otak akan menyebabkan peningkatan tekanan kranial melalui gaya mekanik dan kebocoran kapiler melalui gaya kimia. Hipertensi intrakranial akan menyebabkan perpindahan dan peregangan serabut saraf sensitif yang tidak termielinisasi pada sistem trigeminovaskular sehingga menyebabkan gejala neurologis pendaki.

 

References
Cover Image
Downloads
Published
2021-02-21
Section
Article Review

How to Cite

Patofisiologi Acute Mountain Sickness. (2021). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 8(3), 84-89. https://doi.org/10.53366/jimki.v8i3.271