jimki

Hubungan Sikap Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Daerah Pesisir

Authors

  • Alita Khainur Rofilah

DOI:

https://doi.org/10.53366/jimki.v12i2.889

Keywords:

Anemia, Kepatuhan, Remaja putri, Sikap, Tablet tambah darah

Abstract

Background: Anemia remains a major nutritional problem among adolescent 
girls. The government has implemented a preventive program through the 
distribution of iron-folic acid (IFA) tablets; however, adherence to consumption 
remains low. This study aimed to examine the relationship between attitude and 
adherence to IFA tablet consumption among female students of SMA Negeri 1 
Lembar, a coastal area. Methods: This analytic observational study utilized a 
cross-sectional design conducted on November 12, 2024. A total of 70 female 
students were selected using consecutive sampling. Data were collected via 
questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: Most 
respondents demonstrated a positive attitude toward IFA supplementation 
(95.7%), while adherence was only 32.86%. Statistical analysis revealed no 
significant association between attitude and adherence (p = 0.986). 
Discussion: These findings indicate a gap between positive attitudes and actual 
behavior. According to the hierarchy of attitudes theory, the positive attitudes 
observed were likely at the level of receiving information, not yet internalized into 
actions. This suggests that positive attitudes alone are insufficient to influence 
adherence.Conclusion: Adolescent girls demonstrated a positive attitude 
toward anemia prevention and IFA tablet consumption; however, adherence 
remained low and was not reflected in actual behavior. Adherence is influenced 
by factors beyond attitude highlighting the need for comprehensive interventions 
to improve sustained IFA consumption. 
Keywords: adherence,adolescent girls, anemia, attitude, iron-folic acid 

References

GBD 2021 Anaemia Collaborators. Prevalence, years lived with disability, and trends in anaemia burden by severity and cause, 1990–2021: findings from the Global Burden of Disease Study 2021. Lancet Haematol. 2023 Sep 1;10(9):713-e734.

2. WHO. Anaemia in Women and Children [Internet]. 2021 [cited 2024 Jan 2]. Available from: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children

3. Kemenkes RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Balitbangkes. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2019. p. 156.

4. Kementrian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia [Internet]. P2Ptm.Kemkes.Go.Id. 2018. Available from: http://p2ptm.kemkes.go.id/infograpic-p2ptm/obesitas/kebutuhan-tidur-sesuai-usia

5. Kemenkes RI. Remaja Bebas Anemia: Konsentrasi Belajar Meningkat, Bebas Prestasi [Internet]. 2022 [cited 2024 Jan 20]. Available from: https://ayosehat.kemkes.go.id/remaja-bebas-anemia-konsentrasi-belajar-meningkat-bebas-prestasi

6. Suryadinata PYA, Suega K, Wayan I, Dharmayuda TG. Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Defisiensi Besi : A Systematic Review. Jurnal Medika Udayana. 2022;11(2):6–12.

7. Putri NF, Astuti WK. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Mahasiswa Ekstensi FKM UI. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) [Internet]. 2023;2(1):271–7. Available from: https://journal.literasisains.id/index.php/SEHATMAS

8. Oktaviani, Sari DK. Hubungan Sikap Remaja Putri dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah di Wilayah Kerja Puskesmas Setebalan Kota Surakarta. IJOH: Indonesian Journal of Public Health. 2024 Dec;2(4).

9. Andani Y, et al. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah ( TTD ) di SMP Negeri I Kepahiang. Jurnal Kebidanan Besurek [Internet]. 2020;5(2):55–62. Available from: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/download/744/600

10. Yulaeka. Hubungan Status Gizi Dan Lama Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Siswi Di SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Tahun 2015. 2015;151:10–7.

11. Mariana W, Khafidhoh N. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMK Swadaya Wilayah Kerja Puskesmas Karangdoro Kota Semarang Tahun 2013. Jurnal Kebidanan. 2013;2(4):35–42.

12. Ramlah, Ida AS, Saadong D, Sabur F. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Minasa UPA Makassar. Jurnal Inovasi Penelitian. 2022;3(7).

13. Noviyana A, Kurniati CH. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan. 2018;3:53–7.

14. Wahyuningsih A, Qoyyimah AU. Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri Di Sma Negeri 1 Karanganom. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan. 2019;9(1):1–12.

15. Adawia R. Gambaran Pengetahuna dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri di SMP Negeri 2 Mamuju Tahun 2023. [Mamuju]: Politeknik Kesehatan Mamuju; 2023.

16. Kemenkes RI. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS) [Internet]. 2018. Available from: https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-pada-remaja-putri-dan-wanita-usia-subur

17. Kheirouri S, Alizadeh M. Process evaluation of a national school-based iron supplementation program for adolescent girls in Iran. BMC Public Health [Internet]. 2014 Sep 16;14(1). Available from: http://www.biomedcentral.com/1471-2458/14/959

18. Priyani N. Hubungan Pengetahuan,Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Siswi di SMAN 2 Kandis. [Pekanbaru]: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif; 2024.

19. Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta; 2018.

Published

2026-01-15

How to Cite

Hubungan Sikap Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Daerah Pesisir. (2026). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 12(2), 656-664. https://doi.org/10.53366/jimki.v12i2.889