Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Hidrasi Pekerja PT.X Lampung
DOI:
https://doi.org/10.53366/jimki.v12i2.972Keywords:
Aklimatisasi Panas, Asupan Cairan, Berat Jenis Urin, Dehidrasi Okupasional, Stres PanasAbstract
Latar Belakang: Iklim kerja panas merupakan risiko kesehatan okupasional signifikan yang dapat mengganggu termoregulasi dan menyebabkan dehidrasi. Kegagalan dalam mengganti cairan yang hilang akibat keringat berlebih dapat meningkatkan suhu inti tubuh dan memicu penyakit akibat panas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan paparan iklim kerja panas, tingkat asupan cairan, dan status hidrasi di kalangan pekerja industri.
Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional ini dilakukan pada Agustus–November 2025 di departemen cannery, PT. X, Lampung. Sebanyak 100 pekerja berpartisipasi melalui random sampling. Data iklim kerja diukur menggunakan Heat Stress Monitor (ISBB/WBGT), asupan cairan diukur dengan kuesioner, dan status hidrasi dinilai secara objektif melalui Berat Jenis Urin (BJU) menggunakan refraktometer.
Hasil: Mayoritas pekerja (80%, n=80) teridentifikasi terpapar iklim kerja panas di atas Nilai Ambang Batas (NAB). Terkait perilaku hidrasi, 41% pekerja (n=41) memiliki asupan cairan yang tidak adekuat (<2.000 ml/hari). Meskipun demikian, sebagian besar pekerja (62%, n=62) ditemukan memiliki status hidrasi normal (BJU <1.026), sementara 38% (n=38) teridentifikasi mengalami dehidrasi.
Kesimpulan: Terdapat prevalensi dehidrasi yang substansial (38%) di lokasi penelitian. Temuan bahwa mayoritas pekerja terpapar panas tinggi (80%) namun mayoritas tetap terhidrasi (62%) menunjukkan kemungkinan peran protektif dari asupan cairan yang adekuat (ditemukan pada 59% pekerja) dan proses aklimatisasi panas. Intervensi kesehatan kerja harus difokuskan pada edukasi untuk memperkuat kebiasaan minum (faktor individu) guna mengatasi 38% pekerja yang masih dehidrasi.
References
1. Rakasiwi B, Disrinama AM. Analisis Pengaruh Iklim Kerja Panas, Beban Kerja Fisik, dan Faktor Individu Terhadap Keluhan Heat Strain Pada Pekerja di Pabrik Olahan Pangan. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya; 2024.
2. Aulia R, Mayasari D, Saftarina F. Dampak Paparan Panas di Lingkungan Kerja Terhadap Kesehatan Pekerja. Medula. 2023;13(3):239–46.
3. Nurfrida DR, Lestari YN. Korelasi Antara Asupan Cairan dengan Status Hidrasi Pekerja Bagian Produksi Air Minum dalam Kemasan di PT.X Semarang. Jambura Journal of Health Sciences and Research. 2023 Jul 22;5(3):862–73.
4. Pramesti SDS, Denny HM, Setyaningsih Y. The Relationship Between Fluid Intake and Heat Sress with the Hydration Status of Workers: A Scooping Review. Indonesian Journal of Global Health Research [Internet]. 2024 Jun;6(5):2737–46. Available from: https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGHR/article/view/3304
5. Ariyanti SM, Setyaningsih Y, Prasetio DB. Tekanan Panas, Konsumsi Cairan, dan Penggunaan Pakaian Kerja dengan Tingkat Dehidrasi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2018;2(4):634–44.
6. Apriyana N. Hubungan Antara Suhu Lingkungan Kerja dengan Status Hidrasi pada Pekerja Bagian Produksi di Industri Kerupuk Natar Lampung Selatan. Universitas Lampung; 2021.
7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. 2019.
8. Foster J, Hodder SG, Lloyd AB, Havenith G. Individual Responses to Heat Stress: Implications for Hyperthermia and Physical Work Capacity. Front Physiol. 2020;11(September).
9. Utama WT. Pajanan Panas dengan Status Hidrasi Pekerja. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung. 2019;3(2):258–271.
10. Piil JF, Lundbye-Jensen J, Christiansen L, Ioannou L, Tsoutsoubi L, Dallas CN, et al. High prevalence of hypohydration in occupations with heat stress—Perspectives for performance in combined cognitive and motor tasks. PLoS One. 2018 Oct 24;13(10):e0205321.
11. Habibi P, Razmjouei J, Moradi A, Mahdavi F, Fallah-Aliabadi S, Heydari A. Climate change and heat stress resilient outdoor workers: findings from systematic literature review. BMC Public Health. 2024;24(1711).
12. Orysiak J, Młynarczyk M, Tomaszewski P. Hydration Status in Men Working in Different Thermal Environments: A Pilot Study. Int J Environ Res Public Health. 2022;19(9):1–15.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ruchpy Cahya Putra, Winda Trijayanthi Utama, Anisa Nuraisa Jausal, Sutarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




